Ku tertunduk sayu
Menahan beban tak tentu
Kesepian yang terus merayu
Kini semakin menggebu
Waktu
Semakin jahat padaku
Ia berlari meninggalkanku
Dalam Sunyi yang beradu
Semua
Hal yang pernah bernada
Kini merana
Menangis dalam suatu asa
Aku tahu
Ini semua suratan takdirku
Aku tahu
Aku tak mungkin menentang waktu
Tapi sunyiku dalam kalbu
Semakin lama semakin membeku
Dingin dan mulai terasa kaku
Seiring dengan berjalannya waktu
Ku ingin
Hatiku tak lagi dingin
Aku juga masih ingin
Merasakan hembusan angin
Tapi
Kini itu hanya mimpi
Aku tak bisa berlari
Untuk mengejar harapan tak pasti
Kapan?
Pertanyaan tak ada jawaban
Hanya harapan
Yang ku pendam dalam tidur panjang
Minggu, 16 Oktober 2011
Tanpa Judul
Label:
Puisi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
1 komentar:
apaan qowh dan,,, :p
Posting Komentar
terimaksih telah memberi saran/kritik